Semarang, 2 April 2026 — Pengurus Provinsi FORKI Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Penataran Refreshing Wasit Juri (Wasjur) dan Akreditasi Pelatih Karate Tahun 2026 di Semarang, Kamis (2/4). Sebanyak 364 wasit juri dan pelatih dari berbagai daerah di Jawa Tengah turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) olahraga karate di Jawa Tengah. Selain memperkuat kapasitas wasit juri, penataran ini juga menjadi momentum penting untuk memperbarui pemahaman terhadap regulasi terbaru dalam dunia karate.
Ketua Umum FORKI Jawa Tengah, Bambang Raya Saputra, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya penataran dan akreditasi yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan prestasi karate di Jawa Tengah.
“Peningkatan prestasi karate di Jawa Tengah tidak lepas dari kontribusi para wasit juri. Saat ini, kita memiliki banyak wasit juri yang berkiprah di tingkat daerah, nasional, hingga Asia,” ujarnya.
Bambang berharap jumlah dan kualitas wasit juri di Jawa Tengah terus meningkat, terutama dalam pemahaman terhadap peraturan pertandingan yang dinamis dan terus berkembang.
Sementara itu, akreditasi pelatih dinilai menjadi sarana penting dalam memperbarui wawasan serta meningkatkan kompetensi kepelatihan. Hal ini menjadi krusial dalam mempersiapkan atlet menghadapi ajang Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dan berbagai kejuaraan lainnya.
“Akreditasi ini menjadi ajang pembelajaran bagi pelatih untuk memahami regulasi terbaru, sehingga mampu mempersiapkan atlet secara optimal,” tambahnya.
FORKI Jawa Tengah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Diharapkan seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar hingga selesai.
Para peserta dihimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dengan aktif menyerap ilmu dari Dewan Wasit PB FORKI maupun para senior wasit juri di Jawa Tengah.
“Jangan ragu untuk bertanya jika ada hal yang belum dipahami. Ini adalah kesempatan berharga untuk meningkatkan kualitas diri,” pungkas Bambang.

.jpg)

